Gebyar Kuliner Kreatif Sehat 2026: Angkat Potensi Ikan Tuna dan Inovasi Kuliner di Kendari

Industri kuliner Sulawesi Tenggara hari ini tampil semarak melalui perhelatan “Gebyar Kuliner Kreatif Sehat 2026”.

Acara ini di hadiri ketua Tim TP-PKK provinsi Sulawesi Tenggara dan seluruh ketua TP-PKK kabupaten/kota yang sempat hadir salah satu nya Plt ketua TP-PKK kolaka timur Hj.Hijrawati yosep Sahaka.Acara ini berlangsung di Hotel Qubah 9 ini menjadi wadah bagi para penggiat kuliner, UMKM, dan pecinta masak untuk mengeksplorasi kekayaan bahan lokal dengan sentuhan modern.
Acara ini dihadiri dan didukung penuh oleh Hj. Rachmi Nurma, SP., selaku perwakilan DPD PPJI (Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia) Provinsi Sulawesi Tenggara. Kehadiran tokoh-tokoh kuliner ini menegaskan komitmen daerah dalam memajukan ekonomi kreatif berbasis pangan sehat.

Salah satu daya tarik utama dalam gelaran ini adalah kehadiran Chef Muto, Professional Chef & Celebity Chef Entertainer yang dikenal dengan aksi atraktifnya. Chef Muto membawakan Demo Masak Kreasi Ikan Tuna, memberikan inspirasi bagi peserta tentang bagaimana mengolah komoditas laut unggulan menjadi hidangan berkelas.
Rangkaian kegiatan lainnya yang memeriahkan acara ini meliputi:
* Lomba Masak Kreasi Kepala Ikan Tuna: Kompetisi teknis yang menantang kreativitas dalam mengolah bagian ikan yang sering terabaikan menjadi sajian lezat.
* Lomba Masak Kreasi Bekal Cilik: Upaya mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya nutrisi bagi anak-anak melalui presentasi bekal yang menarik.
* Manual Brew Competition: Ajang bagi para barista dan pecinta kopi untuk unjuk gigi dalam teknik penyeduhan kopi manual.
* Demo Pembuatan Roti Teknik Jepang: Berbagi ilmu mengenai teknik bakery terkini untuk meningkatkan standar kualitas produk UMKM lokal.

Kesuksesan acara ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak. kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari instansi ternama seperti Bank Indonesia serta brand lokal Mahsuri.
Melalui Gebyar Kuliner Kreatif Sehat 2026, diharapkan para pengusaha kuliner di Sulawesi Tenggara dapat terus berinovasi, meningkatkan daya saing produk, dan tetap mengedepankan aspek kesehatan dalam setiap kreasinya. KENDARI, 27 Januari 2026 (Diskominfo)